Pengumuman
Pengumuman










Pengumuman
Berita

🏆 INFO PRESTASI SPANDA 2024 🏆
Assalamualaikum Wr Wb
Barakallah kepada Tim SPANDA
Adzkiya Putri Habibi 8C dan Aisyah Rahmani 7B atas prestasinya
Juara 1 Menulis Essay OSKREA (Olimpiade Sains, Kreatifitas, dan Aksi Siswa) SMA Nasima Semarang Tahun 2024
Semoga prestasi yang diraih dapat menginspirasi siswa-siswi SPANDA untuk semakin bersemangat dalam berjuang dan berkarya Aamiin
Wassalamualaikum Wr Wb
#SalamPrestasi
#PrestasiSPANDA24
#SPANDAJAYA
Berita
Berita

Kata Isro’ Mi’raj tentu sudah tidak asing bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Isra’ menurut bahasa adalah perjalanan di malam hari. Secara istilah adalah perjalanan Rasulullah SAW pada suatu malam dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa.
Firman Allah dalam Qur’an Surat. Al Isra’:1
“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Isra‘: 1)
Sedangkan Mi’raj secara bahasa artinya adalah naik. Secara istilah adalah naiknya Rasulullah SAW ke Sidratul Muntaha. Dalam Al Qur’an, Mi’raj ini terisyaratkan dalam qur’an surat An Najm : 13-18.
“Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar”. (QS. An-Najm: 13-18)
Isra Mi’raj merupakan peristiwa yang sangat dahsyat yang dialami oleh Rasulullah SAW. Yang mana sebelumnya, tak ada satu pun manusia yang mengalaminya. Menempuh perjalanan superkilat kemudian naik ke langit hingga Sidratul Muntaha. Banyak peristiwa yang Rasulullah alami sewaktu Isra Miraj sejak pemberangkatan hingga kembali. Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW diantaranya; pertama, Dibelahnya dada Rasulullah
Berdasarkan penjelasan Al-Imam Sayyid Muhammad bin Alawy Al-Maliky Al-Hasani dalam Kitab Al-Anwaarul Bahiyyah dan Dzikrayaat wa Munaasabaat, ketiga orang itu adalah Malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil. Adapun yang membelah dada hingga perut Nabi adalah Malaikat Jibril. Setelah dadanya dibelah, Jibril AS membersihkan hati Nabi dengan air zamzam sebanyak tiga kali supaya semakin suci dan semakin teguh. Selain itu, dimasukkan pula hikmah dan keimanan ke dalam hati Nabi. Kedua, Menunggangi Burak dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Setelah hati Rasulullah disucikan, Malaikat Jibril lalu memberikannya seekor hewan tunggangan yang dikenal dengan sebutan Burak. Berdasarkan riwayat Imam Muslim, burak memiliki ciri-ciri tubuh berwarna putih. Ukurannya lebih besar dari keledai, tetapi lebih kecil dari bagal (sejenis kuda). Dalam Kitab Al-Anwaarul Bahiyyah dan Dzikrayaat wa Munaasabaat, dijelaskan pula bahwa Burak memiliki dua sayap di sisi pahanya. Kedua sayap tersebut membantu mempercepat langkahnya. Ketiga, Shalat bersama para Nabi di Baitul Maqdis serta diberi susu dan khamr. Diriwayatkan Imam Ahmad, dari Anas RA, Rasulullah melaksanakan shalat dua rakaat sesampainya di Baitul Maqdis. Riwayat lain, yaitu oleh Imam Al-Baihaqi, mengisahkan bahwa Rasulullah salat berjamaah dengan para nabi. Selepas shalat, Nabi merasa haus. Malaikat Jibril menghampirinya dengan membawa dua wadah: satu berisi khamr, sedangkan yang lain berisi susu. Rasulullah memilih susu. Jibril AS lantas berkata, “Engkau telah (memilih) sesuai dengan fitrah.”. Barulah setelah itu, Nabi dibawa ke langit bersama Malaikat Jibril. Keempat, Menyambangi ketujuh lapisan langit dan bertemu dengan beberapa Nabi. Saat Miraj, Nabi Muhammad dan malaikat Jibril mengunjungi setiap lapisan langit. Di tiap lapisan langit itu pula, Nabi bertemu dengan beberapa nabi utusan Allah. Kelima, Menerima perintah shalat lima waktu. Salah satu peristiwa terpenting dalam Isra Mi’raj adalah diturunkannya perintah shalat lima waktu yang wajib dikerjakan oleh setiap muslim. Mulanya, perintah tersebut sebanyak 50 waktu. Namun, Nabi Musa menyuruh Rasulullah untuk meminta keringanan dari Allah. Rasul pun memohon kepada Allah supaya kewajiban tersebut diringankan. Jumlahnya berangsur-angsur berkurang dari 50 menjadi 40, kemudian 30, dan seterusnya hingga menjadi lima waktu dalam sehari. Kendati demikian, Nabi Musa kembali menyuruh Rasulullah untuk meminta keringanan lagi. Dalam riwayat Imam Muslim, Nabi SAW menjawab, “Aku terlalu banyak berulang-ulang kembali kepada Rabbku sehingga menyebabkanku malu kepada-Nya.” Keenam, Melihat surga dan neraka. Selain peristiwa-peristiwa sebelumnya, Rasulullah juga sempat diajak malaikat Jibril untuk mengunjungi surga dan neraka. Di surga, Nabi SAW melihat empat sungai, dua berada di permukaan tanah, sedangkan dua lainnya berada di bawah tanah. Rasulullah juga melihat kengerian neraka. Beliau melihat malaikat penjaga neraka yang sama sekali tidak pernah tersenyum. Beliau juga menyaksikan beberapa golongan orang yang disiksa dalam neraka, mulai dari para pemakan riba, pemakan harta anak yatim, hingga pezina. Semoga dengan mengingat sedikit tentang peristiwa isra’ mi’roj ini semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita semua. Aamiin.
Oleh : Usatdzah Nur Afni Sholihah
Berita

Barakallah Atas Prestasi Najwa Fakriya Al Husna Kelas VIII C SMPIT Harapan Bunda Semarang yang Telah Meraih Mendali Emas Olimpiade Siswa Indonesia 19 LKP ASTIKOM dan DEEHATI GLOBAL LOOP Bidang IPA Tingkat Nasional Tahun 2023
Berita

Berita

Barakallah Atas Prestasi Khansa Gestylania Kelas VIII C SMPIT Harapan Bunda Semarang yang Telah Meraih Mendali Perak Olimpiade Alberta Competition 2.0 Tingkat Nasional Jenjang SMP Bidang Bahasa Indonesia dan IPS Tahun 2023
Berita

Assalamualaikum Wr Wb
Barakallah Fiikum kepada ananda yang telah menyelesaikan Tasmi’ sekali duduk :
⭐Tasmi’ Juz 2 sekali duduk
Aisyah Rahmani Kelas 7B
⭐Tasmi’ Juz 29 sekali duduk
Farrel Nicholas Sigit Kelas 9A
⭐Tasmi’ Juz 29 Sekali duduk
Abdullah ‘Azzam Kelas 9A
⭐ Tasmi’ Juz 30 sekali duduk
Quinsha Latifa Ulya Kelas 9D
Semoga prestasi yang diraih dapat menginspirasi siswa-siswi SPANDA untuk semakin bersemangat dalam menghafal Al Qur’an. Aamiin
Wassalamualaikum Wr Wb
#SalamPrestasi
#PrestasiSPANDA
#SPANDAJAYA
Berita

Polusi dan kemacetan lalu lintas sepertinya telah menjadi pemandangan sehari-hari khususnya di kota-kota besar. Di jalan-jalan tertentu, khususnya pada jam-jam kerja sudah dipastikan jalanan akan macet. Adakah alternatif untuk mengurai kemacetan ini? Kita harus optimis bahwa tidak menutup kemungkinan masalah kemacetan dapat diatasi, tentu saja, hal ini memerlukan dukungan dan kesadaran dari berbagai pihak baik masyarakat, pemerintah dan aparat lalu lintas.
Faktor kemacetan
Masalah kemacetan lalu lintas terjadi karena beberapa faktor pertama, penggunaan kendaraan pribadi selain menyebabkan bertambahnya polusi udara dan suara, juga menyebabkan kapasitas jalan raya terkesan sempit, walaupun hanya di beberapa jalan utama saja, sehingga sering terjadi kemacetan yang luar biasa tidak hanya pada jam-jam sibuk. kedua, belum tersedianya lahan parkir khusus. Beberapa tempat parkir saat ini belum dikelola secara maksimal dan belum cukup memadai untuk menampung banyaknya kendaraan sehingga tempat-tempat parkir masih memanfaatkan bagian tepi jalan raya yang memicu semakin sempitnya jalan, jalanan menjadi tidak rapi dan mengganggu pemandangan. Parkir kendaraan di pinggir jalan khususnya mobil, menghabiskan hampir separuh jalan, selain menyebabkan macet juga membuat jalanan menjadi sesak. ketiga, zebra cross belum dimanfaatkan secara maksimal oleh para pejalan kaki. Umumnya mereka masih memilih menyeberang di tempat yang mereka kehendaki sehingga menambah lalu lintas semakin semrawut.
Perlu solusi
Mengurangi problem kemacetan di kota-kota besar, salah satunya bisa dengan melakukan optimalisasi penggunaan BRT (Bus Rapd Transit) yang sudah ada di kota-kota besar.
Adanya BRT (Bus Rapid Transit) merupakan satu inovasi dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan transportasi umum. Namun, kehadiranya masih perlu dikelola secara maksimal. Kenyamanan dan efisiensi BRT menjadi hal terpenting dalam pelayanan terhadap penumpang, karena kedua hal itu menjadi daya tawar untuk menarik masyarakat agar beralih ke penggunaan transportasi umum sehingga pemakaian kendaraan pribadi akan berkurang. Rute BRT juga harus strategis, sehingga menjangkau masyarakat di berbagai wilayah di kota tersebut. Bila BRT sudah difungsikan secara optimal, memungkinkan dapat mengurangi pemakaian kendaraan pribadi, sehingga dapat mencegah kepadatan lalu lintas. Selain itu, untuk mencegah agar para penyeberang jalan tidak menyeberang di tempat yang tidak semestinya, maka traffic light tidak hanya di pasang di perempatan atau pertigaan jalan saja, tetapi di tempat-tempat zebra cross berada. Demi ketertiban lalu lintas, pemerintah dalam melalui kepolisisan lalu lintas harus mensosialisasikan secara terus menerus bahwa kendaraan harus mendahulukan penyeberang jalan, tetapi realitasnya sebaliknya, para penyeberang jalan biasanya mendahulukan pengguna kendaraan karena saking banyaknya kendaraan yang melaju kencang walaupun terdapat zebra cross. Maka, demi keselematan, para penyeberang jalan terpaksa menunggu lama untuk kendaraan lewat hingga jalan benar-benar aman untuk menyeberang.
Di Negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, traffic light diberlakukan di setiap zebra cross, bahkan di jalan satu arah sekalipun. Traffic light biasanya dikontrol sendiri oleh penyeberang jalan karena di tiap tiang traffic light diberi tombol yang ketika di pencet maka dalam 10 detik traffic light akan menyala merah, sehingga penyeberang jalan dapat menyeberang dengan aman tanpa menunggu lama hingga kendaraan habis. Cara demikian akan lebih efektif dan efisien karena penyeberang tidak perlu risau lagi ketika harus menyeberang karena Traffic Light dikendalikan sendiri oleh penyeberang jalan. Fasilitas seperti ini baru ada di Jakarta pada masa Gubernur DKI Anies Baswedan dengan penataan program tata kotanya. Tentu kita berharap, hal ini bisa diterapkan di semua kota besar di seluruh Indonesia.
Budayakan Jalan kaki
Membudayakan jalan kaki di area pusat kota seperti alun-alun, barangkali bisa menjadi solusi alternatif untuk mengurangi pemakaian kendaraan pribadi. Tentu saja, harus dimulai dengan daya dukung infrastruktur di area “city walk” khususnya di sepanjang jalan utama, alun-alun dan tempat-tampat strategis lainnya. Di sepanjang trotoar bisa dibuat agar para pejalan kaki merasa nyaman dengan ditanami pepohonan di setiap sisi-sisinya, sehingga dapat menciptakan suasana teduh dan rindang. Selain itu, beberapa pedagang kaki lima yang masih menggunakan trotoar untuk berdagang bisa menggunakan tempat yang lebih sesuai demi ketertiban dan keindahan. Trotoar hanya diperuntukan oleh para pejalan kaki saja. Berjalan kaki, Selain dapat mengurangi polusi, kemacetan lalu lintas, juga dapat mengurangi kepadatan lahan parkir. Selain itu, berjalan kaki juga menciptakan tubuh lebih bugar dan sehat serta bebas polusi. Butuh edukasi menyeluruh dan konsisten kepada masyarakat.
Tidak ada salahnya, berkaca dengan Negara tetangga baik Singapura, Malaysia, Jepang dan Negara-negara maju lainnya. Tidak hanya, lalu lintasnya yang tertib, tetapi kawasan “city walk” di sana juga berfungsi secara optimal. Maka, tidak menutup kemungkinan bahwa di kota-kota besar di Negara kita, dapat menjadi kota yang nyaman dengan lalau lintasnya yang teratur. Tentu saja, dengan kerja sama berbagai pihak baik yaitu pemerintah, masyarakat dan aparat.
* Pemerhati masalah lingkungan dan pendidikan, tinggal di Semarang.
Oleh : Sugiharti
Berita

Ustadzah Siti Chotimah, S.Pd., Kepala SMPIT Harapan Bunda Semarang bersama dengan 35 Kepala Sekolah Percontohan “Sekolah Jujur Sekolah Saya” lainnya mengikuti Sarasehan (Hari Anti Korupsi Sedunia) HAKORDIA 2023 dengan tema “Sinergi Lawan Gratifikasi untuk Semarang Hebat” dan penyerahan SK “Sekolah Jujur Sekolah Saya” dari Wali Kota Semarang, Selasa (5/11) dari pukul 07.00-12.00 WIB di Hotel Gumaya Semarang.
Sarasehan HAKORDIA tahun 2023 yang diselenggarakan oleh inspektorat Pemerintah Kota Semarang ini bertujuan mengajak semua stakeholder untuk bersinergi berantas korupsi khususnya di kota Semarang untuk Indonesia maju, contoh terkecilnya gratifikasi.
Total peserta mencapai 600 orang terbagi via daring dan luring. Acara dibuka oleh Ibu Walikota Semarang, Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu, M.Sos. via daring. Diakhiri dengan penyerahan SK “Sekolah Jujur Sekolah Saya” dari Wali Kota Semarang.
#sitharapanbundasemarang
#pbitharapanbundasemarang
#kbitharapanbundasemarang
#tkitharapanbundasemarang
#tkitharapanbunda2semarang
#sditharapanbundasemarang
#smpitharapanbundasemarang
#smaitharapanbundasemarang
#rumahtahfidzharapanbundasemarang
#sekolahterbaikdisemarang
#sekolahkerensemarang
#sekolahhebatsemarang