Selamat Datang di Website
Selamat Datang di Website
previous arrow
next arrow
Slider
previous arrow
next arrow
Slider

Profil Sekolah

Profil Sekolah

Bagi masyarakat pendidikan sekolah sangat berperan penting sebagai sarana perubahan. Perubahan tersebut meliputi perubahan intelektual, harkat, martabat dan perubahan akhlak. Kota Semarang merupakan salah satu ibu kota propinsi di Indonesia yang marak dengan aktivitas pendidikan, baik pendidikan formal maupun non formal. Seiring dengan perkembangan zaman, pendidikan formal semakin banyak diminati sehingga ikut berkembang pula permasalahan pendidikan yang dirasakan masyarakat. Permasalah yang timbul antara lain peningkatan kualitas intelektual yang diikuti dengan peningkatan kekerasan pada anak, degradasi akhlak, sistem pendidikan yang sering berubah, terputusnya sumber ilmu dan pengembangannya. Semua itu dapat berdampak pada pilihan masyarakat atas bentuk pendidikan formal yang tepat bagi putra-putri mereka.

Dengan mempertimbangkan banyak saran dan hasil kajian bersama, maka SMPIT Harapan Bunda dibentuk dengan Sistem Full Day School. Full Day merupakan salah satu ciri Sekolah Islam Terpadu yang bertujuan untuk memberikan banyak kesempatan untuk siswa dalam memanfaatan waktu agar lebih produktif. Proses tersebut memerlukan kontrol dan pengarahan guru yang dilaksanakan sampai sore hari sehingga setiap kegiatan siswa di sekolah lebih bermanfaat.

Ciri Khas dari SMP Islam Terpadu Harapan Bunda adalah sebagai berikut:

  1. Integrated Curiculum, yaitu kurikulum yang terintegrasi antara aspek kauniyah dan qauliyah yang diimplementasikan dalam pelajaran.
  2. Full Day School, dimana pelaksanaan KBM dari pukul 07.00 – 15.30 WIB.
  3. Everyday with Qur’an, baik siswa maupun pengajar dan karyawan senantiasa menjadikan Al-Quran sebagai bacaan harian serta mentadaburinya.
  4. Tahfidzul Quran, baik siswa, guru dan karyawan senantiasa menambah hafalan Al-Quran.
  5. Communicative–interactive, adanya komunikasi antara sekolah dan orang tua dalam rangka kesesuaian program pendidikan yang dilakukan di sekolah dan di rumah.

Berdirinya SMPIT Harapan Bunda diawali dengan dikeluarkannya surat dari Yayasan Bakti Ibu tanggal 15 Februari 2005 kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang. Surat ini berisi Permohonan Rekomendasi Pendirian SMP Islam Terpadu Harapan Bunda. Surat Permohonan ini disertai dengan Rencana Induk Pengembangan Sekolah dan Studi Kelayakan Pendirian SMP Islam Terpadu Harapan Bunda. Pada tanggal 27 Mei 2005, sekolah mendapatkan surat balasan dari Dinas Pendidikan Kota Semarang mengenai Pertimbangan Pendirian Sekolah Baru. Sekolah diharuskan memenuhi beberapa persyaratan Pendirian Sekolah Baru. Setelah dapat melengkapi persyaratan tersebut ke Dinas Pendidikan Kota Semarang, maka turunlah Surat Persetujuan Pendirian SMP Islam Terpadu Harapan Bunda Nomor 925.1/1887 dari Dinas Pendidikan Kota Semarang pada tanggal 1 Juni 2005.

Keberadaan SMP Islam Terpadu Harapan Bunda tidak lepas dari campur tangan masyarakat, baik masyarakat sekitar maupun masyarakat orang tua siswa. Karena proses mendidik bukan saja di lingkungan sekolah, melainkan juga di lingkungan keluarga dan masyarakat, maka perlu dijalin hubungan yang sinergis antara sekolah sebagai pengelola lembaga, orang tua siswa sebagai konsumen dan masyarakat sekitar agar keberadaan sekolah dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

 

BUDAYA ISLAMI

SMPIT HARAPAN BUNDA SEMARANG

  1. Tiba di sekolah 06.55 WIB.
  2. Sapa pagi.
  3. Membudayakan senyum, salam, salim, sopan, santun kepada warga masyarakat , warga sekolah atau tamu sekolah.
  4. Warga sekolah membiasakan shalat dhuha, tilawah, dan do’a pagi.
  5. Segera meninggalkan aktifitas pekerjaan menuju ke masjid ketika adzan berkumandang.
  6. Melaksanakan wudhu dengan tertib, tidak membuat gaduh.
  7. Sesampai di masjid, melaksanakan shalat tahiyatul masjid qobliyah, tilawah/ do’a menunggu iqomah.
  8. Kumandang iqomah segera berdiri merapikan barisan (meluruskan dan merapatkan shaf shalat)
  9. Melaksanakan shalt secara khusyuk.
  10. Selesai shalat, melakukan muroja’ah Qur’an/ dzikir bakda shalat/ bakdiyah, dan ma’tsurat.
  11. Tertib dan jujur dalam melakukan transaksi di kantin.
  12. Tetap menjaga etika makan dan minum: duduk, baca do’a, menggunakan tangan kanan, dan tidak terlalu kenyang.
  13. Selalu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya.
  14. Sopan dan ramah dalam bergaul, tidak mencela, mengejek, mengganggu, dan menyakiti teman.
  15. Berbicara santun, tidak terlalu mengeraskan suara, dan tidak memutus pembicaraan orang.
  16. Selalu menghormati yang lebih tua, tidak meremehkan dan menyayangi yang lebih muda.
  17. Menggunakan barang-barang milik sendiri. Tidak menggunakan barang orang lain tanpa ijin.
  18. Memaafkan kekhilafan teman.
  19. Bagi laki-laki wajib Berbusana Islami, menutup aurat, rapi, tidak bercelana jeans atau pensil.
  20. Bagi perempuan wajib Bersikap dan Berbusana Islami, menutup aurat, tidak transparan, longgar dan rapi, berkerudung menutup leher, dada, dan tidak bermake up yang mencolok.
  21. Bagi siswa wajib bersungguh-sungguh dalam belajar, semangat menuntut ilmu, memperhatikan penjelasan guru dan menaati nasihatnya.
  22. Bagi guru wajib bersungguh-sungguh dan bersemangat dalam mendidik, kreatif, inovatif, ilmiyah, dan selalu meningkatkan kompetensinya.
  23. Ringan tangan, menjunjung tinggi kebersamaan, dan ukhuwah islamiyah.
  24. Saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.
  25. Mengawali dan mengakhiri setiap kegiatan dengan do’a.