Berita
Belajar Teks Deskripsi Kelas 7 Melalui Media TTS

Pembelajaran bahasa Jawa seringkali dianggap menantang dan sulit oleh sebagian siswa. namun, melalui materi teks deskripsi mengenai tempat pariwisata, pembelajaran bisa menjadi petualangan visual yang seru. Untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dikelas, penulis menggunakan media teka-teki silang (TTS) sebagai solusi kreatif yang memadukan literasi dan permainan.
Adapun beberapa alasan menggunakan Teka Teki Silang anatara lain; Pertama, meningkatkan pemahaman terhadap padanan kata dalam Bahasa Jawa. Kedua, melatih ketelitian dan logika. Siswa harus mencocokkan jumlah kotak dengan ejaan kata yang benar, ini sangat efektif untuk melatih penulisan ejaan bahasa Jawa yang sering kali memiliki aturan khusus (seperti penggunaan huruf d dan dh atau t dan th). Ketiga, Dibandingkan hanya membaca teks yang panjang, memberi kotak-kotak kosong dalam TTS memberikan tantangan tersendiri bagi siswa kelas 7 yang cenderung menyukai aktivitas interaktif.
Penerapan Di Kelas
Guru memulai pembelajaran dengan menyajikan sebuah teks deskripsi tentang objek tempat pariwisata yang ada di buku teks siswa, misalnya Plesir menyang pantai teluk penyu. Setelah siswa membaca dan memahami isinya, guru memberikan lembar kerja TTS yang berisi pertanyaan seputar isi teks tersebut.
Contoh pertanyaan TTS:
- Mendatar: Sebutan air terjun dalam bahasa Jawa (8 huruf). Jawaban: GROJOGAN
- Menurun: Hawa di daerah pegunungan Dieng (5 huruf). Jawaban: ADHEM
Pembelajaran teks deskripsi bukan hanya sekedar tugas menulis, melainkan cara untuk menanamkan rasa cinta siswa terhadap kekayaan budaya dan alam di Jawa Tengah khususnya tempat pariwisata di Kota Semarang. Dengan bantuan media TTS, hambatan bahasa dapat diatasi melalui permainan yang edukatif menjadikan kelas Bahasa Jawa lebih dinamis, ceria dan berkesan bagi siswa kelas 7.
Oleh : Masitoh, M.Pd.
humaspanda@gmail.com
(024) 6710497














